Bahaya Pencemaran Air

Bahaya Pencemaran Air – Air merupakan sumber kehidupan bagi makhluk hidup, hampir tidak ada makhluk hidup yang dapat bertahan hidup tanpa air. Bahkan bagi manusia sendiri, sebagian besar komposisi tubuhnya terdiri air.

Bahaya Pencemaran Air

Oleh karena itu bila mengalami dehidrasi atau kekurangan air di dalam tubuh kita maka akan menyebabkan beberapa organ tubuh akan mengalami kelainan. Air yang akan bermanfaat bila kita konsumsi tentu adalah air yang bersih dan sehat.

Konsumsi air yang tercemar justru akan menimbulkan berbagai masalah kesehatan mulai ringan hingga yang serius / berat. Namun sekarang ini pencemaran air yang terjadi justru akibat ulah kita sendiri baik kita sadari maupun tidak.

Berbagai aktivitas kita dapat berpotensi mencemari perairan yang ada di sekitar kita. Pencemaran ini tentu akan mempengaruhi komposisi yang ada di dalam air yang membuat kualitas air tersebut akan menurun.

Sebagai contohnya pembuangan limbah baik rumah tangga maupun industri akan menyebabkan nilai pH air berubah. Pengukuran pH air menggunakan pH meter dapat menjadi indikator terjadinya pencemaran air atau tidak.

Beli PH Meter Online di Toko Online yang Jual PH Meter

Selain kadar pH air yang terganggu, banyak parameter lain yang berubah seperti halnya kadar oksigen terlarut. Dengan masuknya bahan pencemar maka membuat mikroorganisme dalam air meningkat, kadar oksigen terlarut digunakan oleh air untuk mereduksi berbagai kandungan bahan kimia dan mikroorganisme tersebut.

Jadi dengan semakin banyaknya kandungan bahan kimia dan mikroorganisme membuat kadar oksigen terlarut ini akan semakin berkurang untuk mengoksidasinya. Namun tidak hanya parameter tersebut yang terganggu, parameter seperti salinity (kadar garam), konduktivitas, padatan terlarut dll juga akan terganggu.

Lalu apa sajakah bahaya pencemaran air bagi kita? mari kita simak beberapa bahaya pencemaran air tersebut :

1. Menurunkan jumlah oksigen

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, kadar oksigen terlarut di dalam air yang tercemar akan berkurang. Selain hal yang sudah dibahas di atas ternyata bahan pencemar yang mencemari air juga membuat cahaya matahari tidak dapat menembus ke dalam air. Hal ini menyebabkan tumbuhan air tidak dapat berfotosintesis untuk menghasilkan oksigen.

2. Mematikan biota air

Masih ada kaitannya dengan menurunnya jumlah oksigen di dalam air, hal ini juga akan mematikan biota yang hidup di dalam air. Sama seperti kita, biota di dalam air juga menggunakan oksigen untuk bernafas. Jadi apabila biota air tersebut mengalami kekurangan oksigen maka perlahan pasti akan membunuh biota air tersebut.

3. Meningkatkan kecepatan reaksi kimia

Dengan masuknya bahan – bahan pencemar ke dalam air yang sebagian besarnya adalah bahan kimia juga akan membuat reaksi kimia meningkat kecepatannya. Tentu hal ini membuat kualitas air tersebut menurun dan tidak baik untuk digunakan dalam aktivitas apapun.

4. Mengganggu kehidupan binatang dan tumbuhan

Selain membuat berbagai biota air mati, pencemaran juga akan menganggu kehidupan bioat air tersebut. Kandungan bahan pencemar di dalam air dalam jumlah banyak tentu akan masuk ke dalam tubuh biota air dan mengendap di dalam tubuhnya. Bila kita mengkonsumsinya tentu kandungan bahan pencemar tadi akan mengendap di dalam tubuh kita. Selain itu kandungan bahan pencemar di dalam tubuh biota air juga dapat membuat biota air tersebut mengalami mutasi genetik.

5. Mengganggu kesuburan tanah

Apabila suatu ekosistem air atau badan air tercemar hal ini juga akan berpengaruh terhadap tanah yang ada di sekitarnya. Air yang mengandung bahan pencemar atau polutan juga akan meresap ke tanah yang ada di sekitarnya. Hal ini tentu akan mencemari tanah tersebut dan baik secara cepat maupun lambat juga akan mencemari tumbuhan yang tumbuh di atasnya yang membahayakan siapapun yang mengkonsumsi tumbuhan tersebut.