Ikatan Logam dan Sifatnya

Ikatan Logam dan Sifatnya – Ikatan yang berkaitan dengan unsur kimia ada banyak macamnya, mungkin kita mengenal yang namanya ikatan ion, ikatan kovalen, ikatan kovalen koordinasi, ikatan non logam hingga ikatan logam. Setiap ikatan kimia tersebut tentunya mempunyai ciri dan karakteristiknya masing – masing.

Ikatan Logam dan Sifatnya

Dan yang akan kita bahas disini adalah ikatan logam, sebelum membahas lebih jauh mari kita perhatikan bentuk fisik besi, seng, baja, aluminium, emas dan berbagai logam lainnya. Semua logam tersebut yang kita tahu mempunyai wujud yang padat dan keras, hal ini menunjukkan betapa kuatnya ikatan antar atom – atom dalam logam tersebut.

Ikatan antar atom – atom tersebutlah yang disebut dengan ikatan logam, ini merupakan ikatan logam yang sangat khas. Ikatan ini merupakan ikatan yang sangat kuat dan sukar sekali diputuskan, ikatan ini sangat berbeda dengan ikatan kovalen seperti pada air.

Seperti yang kita ketahui bahwa air bila kita panaskan maka ikatannya akan putus dan wujudnya berubah menjadi gas (menguap). Berbeda dengan logam yang ikatan antar atomnya sangat kuat membuat logam mempunyai daya hantar panas dan listrik yang sangat baik. Lantas apa yang membuat logam mempunyai daya hantar panas dan listrik yang baik?

Teori “Lautan Elektron“

Seorang ahli fisika bernama Paul Drude yang berasal dari Jerman mengemukakan teori lautan elektron mengenai ikatan logam. Pada teori tersebut ia mengungkapkan pada logam elektron valensinya bergerak bebas, mudah terdelokalisasi, sangat mobile dan setiap elektron tidak terhubung hanya pada satu inti atom tertentu. Kesimpulannya adalah elektron tersebut dapat bergerak bebas seperti halnya lautan bebas.

Ikatan logam dan sifat logam

Lautan elektron yang mengelilingi proton berfungsi sebagai bantal dimana saat logam ditempa maka komposisi logam tidak akan ada yang hilang. Sehingga yang terjadi adalah berubahnya bentuk logam dengan menyesuaikan lokasi protonnya.

Sifat – sifat Logam

Berikut ini beberapa sifat logam berdasarkan sifat fisikanya yang dapat dijelaskan melalui ikatan logam yang ada di dalamnya yaitu :

1. Logam Bersifat Mengkilap

Elektron yang bebas bergerak pada logam dapat menyerap foton cahaya dan sebagian elektron yang bergerak tersebut akan mengalami eksitasi. Eksitasi sendiri merupakan proses penyerapan energi radiasi oleh atom tanpa mengalami ionisasi dan ketika elektron tersebut tereksitasi maka tingkat energinya akan meningkat. Dengan tereksitasi elektron pada logam tersebut maka logam akan kembali ke keadaan semula dan akan memancarkan gelombang tertentu (gelombang cahaya tampak) yang membuatnya akan terlihat / tampak mengkilap.

2. Logam Bersifat Menghantarkan Listrik

Dengan bebasnya elektron pada logam membuat elektron yang bersumber dari luar (listrik) akan didorong ke dalam kawat logam pada salah satu ujungnya. Elektron tersebut kemudian akan bergerak melalui kawat dan keluar di ujung lain pada tingkat yang sama dan dengan mudahnya elektron dapat bergerak merupakan sarana transportasi bagi muatan – muatan listrik.

3. Logam Bersifat Menghantarkan Panas

Dengan elektron valensi yang bergerak bebas ini juga membuat logam dapat menjadi penghantar panas yang baik. Dalam peristiwa konduksi apabila bagian ujung sebuah logam dipanaskan maka energi akan diserap oleh elektron yang menyebabkan bertambahnya energi kinetik elektron. Hal ini akan menyebabkan elektron akan bergerak semakin cepat dan akan menyalurkan energi ke elektron sebelahnya. Proses ini akan terus berlangsung sehingga seluruh bagian logam menjadi panas.

4. Logam Dapat Ditempa, Dibengkokkan dan Ditarik

Seperti pada penjelasan diatas menyebutkan bahwa ikatan logam seperti lautan elektron, lautan elektron ini seperti bantal yang mudah untuk berubah bentuk. Ikatan atom pada logam ini bersifat tidak kaku seperti ikatan pada beberapa senyawa kovalen yang mudah pecah. Akan tetapi sifat ini berbeda – beda pada tiap logam tergantung pula dari tingkat kekerasannya. Tingkat kekerasan logam ini dapat diukur menggunakan hardness tester atau alat pengukur kekerasan logam. Semakin keras logam tersebut maka akan semakin sukar ditempa dan dibentuk.

Leave a Comment