Kelebihan dan Kekurangan Jalan Beton

Kelebihan dan Kekurangan Jalan Beton – Pada awalnya jalan beton hanya diaplikasikan pada jalan tol dan jalan kawasan industri saja, namun belakangan jalan ini mulai umum dibangun dikawasan perkotaan dan pedesaan sekalipun.

Kelebihan dan Kekurangan Jalan Beton

Dalam pembuatannya, jalan beton biasa dibangun menggunakan beton readymix dengan mutu beton minimal K-300. Jalan beton dibuat dengan ketebalan minimal 20 cm dan dengan tingkat kekerasan tertentu agar awet digunakan dalam waktu lama. Tingkat kekerasan jalan beton biasanya akan diuji lebih dahulu menggunakan alat uji NDT untuk memastikan tingkat kekerasannya.

Jalan beton sendiri biasa menggunakan tulangan besi wire mesh ukuran M8, akan tetapi itu tidak bisa menjadi patokan karena ketebalan beton, mutu beton, dan ukuran tulangan sangat tergantung dari beban jenis kendaraan yang akan melintasi jalan dan juga kondisi tanah pada daerah pembangunan jalan.

Dibandingkan pembuatan jalan aspal maupun jalan dari perkerasan paving block, pembuatan jalan beton membutuhkan biaya yang lebih mahal. Akan tetapi jalan beton memiliki beberapa kelebihan antara lain :

  • Kuat dan dapat menahan beban yang berat melebihi jalan aspal
  • Tahan keausan terhadap roda lalu lintas kendaraan
  • Tidak mudah rusak karena genangan air dan banjir
  • Tidak mudah mengalami pelapukan karena pengaruh cuaca
  • Relatif tidak memerlukan perawatan seperti pada jalan aspal

Sedangkan kekurangan menggunakan jalan beton antara lain :

  • Biaya pembuatan jalan beton mahal sehingga membutuhkan biaya awal yang besar
  • Kualitas jalan beton sangat tergantung pada proses pelaksanaanya, misalnya proses pelaksanaan untuk kehalusan permukaan jalan agar tidak bergelombang
  • Proses perbaikan jalan beton memerlukan biaya yang besar dan waktu yang lama karena harus membongkar jalan beton lama. Untuk menghemat biaya dan waktu umumnya jalan beton lama tidak dibongkar, namun dilapisi dengan beton baru di atasnya yang mengakibatkan naiknya ketinggian elevasi jalan
  • Permukaan jalan beton yang keras kurang nyaman untuk berkendara, terutama dalam jarak yang jauh dan juga jalan beton lebih menyilaukan mata karena warnanya

Dalam pembuatan jalan beton juga agak sedikit berbeda dengan pembuatan jalan aspal maupun jalan paving blok, secara sederhana berikut adalah proses yang harus dilakukan untuk pembuatan jalan beton :

  • Pemadatan tanah dasar di lokasi pembangunan jalan
  • Urugan makadam dan pemadatan urugan tersebut
  • Dilanjutkan dengan membangun bekisting di sisi kanan dan kiri jalan beton, biasanya menggunakan pelat besi dengan rangka besi siku
  • Pemasangan lapisan plastik cor untuk lantai kerja
  • Pembesian dengan besi wire mesh
  • Pembesian dowel dan besi dudukan dowel
  • Pembesian besi tie bar
  • Pengecoran beton readymix dengan kualitas yang sudah ditentukan
  • Finishing kasar permukaan beton, biasanya finish hairline atau berupa garis – garis
  • Curing atau perawatan beton untuk mencegah retak akibat pengeringan beton yang terlalu cepat
  • Pengisian celah delatasi dengan aspal cair

Demikian sedikit ulasan tentang pembuatan jalan beton beserta kelebihan dan kekurangan sendiri. Semoga dapat bermanfaat dan dapat memberikan sedikit gambaran tentang jalan beton.

Incoming search terms:

  • Kelebihan dan kekurangan pada pembangunan perbaikan jalan

Tags: