Material Rangka Sepeda

Material Rangka Sepeda – Material untuk membuat kerangka / frame sepeda disesuaikan dengan tujuan pembuatan sepeda tersebut. Sebagai contoh sepeda untuk keperluan funbike akan berbeda dengan sepeda off road.

Material Rangka Sepeda

Faktor yang sangat diperhatikan dalam membuat frame sepeda ini adalah kekuatannya, dimana hal ini sangat dipengaruhi oleh jenis bahan, sampai pada teknologi pengolahan bahannya. Tujuannya disini adalah untuk mendapatkan rangka yang kuat dengan bobot teringan.

Untuk Anda yang akan merakit sepeda sendiri, berikut adalah beberapa referensi material rangka sepeda yang dapat menjadi pilihan Anda :

Steel / besi (High tensile atau HiTen)

Frame besi biasa digunakan pada sepeda dengan harga yang relatif terjangkau dengan kekuatan yang cukup baik dan tidak mudah patah karena berbahan besi. Namun frame besi ini mempunyai kelemahan dari segi bobotnya dan juga sifatnya yang mudah korosif.

Untuk mengatasi hal ini biasa akan dibuat rangka dengan diameter kecil untuk mengatasi bobotnya, sedangkan untuk masalah korosifnya akan digunakan cat atau bahan pelapis lainnya yang dapat mencegah korosif.

Chromoly / CrMo (Chrome Molybdenum)

CrMo dengan kode produksi 4130 merupakan salah satu inovasi terbaru dari pencampuran berbagai bahan seperti chromium dan molybdenum sehingga bisa disebut chromoly. Dari pencampuran ini akan didapatkan materian dengan kekuatan yang baik, bobot yang ringan serta tahan terhadap korosif.

Sepeda lawas / vintage banyak menggunakan bahan ini, selain itu sepeda touring juga banyak menggunakan material ini karena memiliki kekuatan frame yang mendukung beban berat pengendara plus bagasinya dengan beban yang ringan dan mendukung efektivitas kayuhan.

Alloy / ALUTECH

Frame ini menggunakan bahan dasar alumunium yang memiliki bobot lebih ringan dibandingkan besi. Framenya yang lebih ringan jika dibandingkan steel dan chromoly membuat sepeda ini umum digunakan untuk sepeda modern dan profesional. Selain itu material ini juga mempunyai bobot yang baik dan tidak mudah berkarat.

Namun bahan / material ini merupakan material yang mudah penyok apabila mengalami benturan. Jika hal ini sudah terjadi maka hal ini akan sulit diperbaiki kembali, selain itu umurnya juga tidak selama besi dan chromoly, material ini hanya akan bertahan selama 5 – 10 tahun dan setelah melewati masa tersebut maka sebaiknya Anda harus menggantinya bila dirasa terdapat masalah.

Carbon Composite

Material ini terbuat dari serat / fiber sehingga mudah dibentuk sedemikian rupa dan tidak akan mengalami korosi karena memang bahan ini tidak terbuat dari logam. Carbon composite ini tidak selalu memiliki berat yang ringan namun berat atau tidaknya mengikuti selera pembuatnya.

Namun kelemahan dari material ini adalah sangat rapuh dan lebih beresiko patah, oleh karena itu produsen sepeda menggunakan teknologi “monocoque construction” yang akan melakukan pengecoran terlebih dahulu guna memperkuat ketahanan frame carbon. Selain itu harganya yang sangat tinggi juga membuat material ini jarang diminati.

Frame sepeda Titanium

Jika Anda memiliki anggaran berlebih mungkin bahan yang satu ini bisa menjadi pilihan karena kekuatannya yang sudah tidak diragukan lagi namun dengan berat sekitar setengah dari baja. Kekuatan bahan ini dapat Anda uji sendiri menggunakan hardness tester atau alat ukur kekerasan bahan dan pastinya hasilnya akan sangat baik. Namun bersiap – siaplah karena bahan ini akan menguras isi dompet Anda, tetapi hal ini tentu sebanding dengan hasil yang akan Anda dapatkan.

Demikian adalah beberapa contoh material rangka sepeda yang dapat menjadi referensi bagi Anda yang ingin merakit sepeda sendiri. Hal ini tentu dapat Anda sesuaikan dengan anggaran yang Anda punya.

Submit Your Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *