Penyebab Perbedaan Iklim di Dunia


Penyebab Perbedaan Iklim di Dunia – Bumi ini tidak berbentuk bulat sempurna namun agak pepat di kutub dan menggelembung di ekuator. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab bumi memiliki musim dan iklim yang berbeda, selain itu berbagai kondisi di bumi menjadi planet yang paling menunjang untuk kehidupan.

Penyebab Perbedaan Iklim di Dunia

Iklim di bumi ini sudah terbentuk jauh sebelum manusia ada, jadi sudah sejak dulu iklim di bumi ini memang berbeda – beda. Awalnya manusia hanya mengikuti bagaimana iklim di bumi, namun seiring perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan membuat manusia dapat mengetahui penyebab perbedaan iklim di dunia.

Bahkan tidak hanya itu saja, kini dengan bantuan teknologi seperti satelit dan weather station atau alat pemantau cuaca membuat manusia juga dapat mengamati dan memprediksi baik cuaca maupun iklim. Dengan menggunakan alat tersebut juga membuat manusia tahu penyebab perbedaan iklim di dunia karena :

1. Perbedaan Belahan Bumi Menghasilkan Musim yang Berbeda

Di Eropa pada saat bulan Desember mungkin sedang mengalami musim dingin namun di belahan bumi selatan seperti Australia maka yang ada adalah musim panas. Hal ini dapat terjadi karena ada kemiringan sumbu rotasi bumi yaitu 23,5 derajat yang berdampak pada kecondongan wilayah di Bumi yang menghadap matahari pada bulan tertentu.

Jadi dapat dikatakan antara bagian bumi di belahan bumi utara dan selatan mempunyai iklim yang sangat kontras, jika di utara musim panas maka di selatan musim dingin. Begitu pula bila di utara musim semi maka di selatan musim gugur. Jika sumbu rotasi bumi tidak miring maka yang terjadi adalah wilayah ekuator akan sangat panas dan wilayah utara dan selatan akan sangat dingin sekali.

2. Adanya Efek Coriolis di Bumi

Efek Coriolis adalah suatu efek pembelokan yang disebabkan oleh benda yang berputar, di belahan bumi utara efek ini akan membelokan angin dan arus laut ke kanan sehingga tornado akan berputar searah jarum jam. Karena arah rotasi bumi ke timur maka semua gejala terkait angin, arus, taifun dan lainnya akan dibelokkan ke kanan di belahan utara dan dibelokkan ke kiri di belahan selatan.

3. Iklim di Utara Lebih Hangat

Bila kita melihat peta dunia dan membandingkan kondisi benua diantara dua belahan bumi tersebut maka sepintas daratan di belahan bumi utara lebih besar dibanding di daerah selatan. Seperti yang kita ketahui bahwa daratan akan lebih cepat menyerap panas dibandingkan lautan, jadi secara umum cuaca di utara relatif lebih hangat dibandingkan di selatan. Akan tetapi hal tersebut hanya gambaran umumnya saja karena masih banyak faktor lain yang mempengaruhi iklim pada suatu wilayah.

Have any Question or Comment?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *